Cara Mengolah Tanah untuk Penanaman Cabe dengan Tepat

Hallo. Berjumpa lagi dengan Radenpost, temen-temen bagaimana kabarnya ?? Baiklah pada pertemuan ini kita akan membahas mengenai cara mengolah tanah untuk penanaman cabe. Mungkin sebagian dari temen-temen sudah mengerti bagaimana caranya mengolah tanah ketika kita akan menanam cabe.

Cara menngolah Tanah

Cara Mengolah Tanah

Dalam dunia pertanian tidak akan bisa terlepas dari lahan penanaman, atau tanah sebagai lahan yang akan digunakan sebagai tempat penanaman. Memang tidak semua orang memiliki lahan yang luas, banyak orang-orang yang hanya memiliki lahan dihalaman depan, samping atau belakang rumah saja.

Misalnya kita akan menanam cabe itu membutuhkan lahan yang cukup luas, jika tidak memiliki lahan yang luas kita dapat menggunakan lahan seadanya saja. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan seperti struktur tanah, PH tanah dan seberapa besar kandungan unsur hara pada tanah tersebut.

Pada cara mengolah tanah untuk menanam cabe sebaiknya sebelum bibit disemaikan kita harus mengolah  tanah atau lahan terlebih dahulu , sehingga ketika bibit sudah tumbuh bisa langsung diaplikasikan pada lahan yang sudah tersedia.

 Pengolahan tanah dilakukan dengan tujuan membersihakan lahan dari sampah-sampah terutama sampah nonorganik yang tidak bisa terurai. Jika tanah yang akan digunakan untuk menanam cabe terdapat banyak sampah nonorganik akan mengganggu pertumbuhan tanaman cabe tersebut.

Kita juga harus memperhatikan lingkungan lahan yang akan digunakan untuk menanam cabe, tanaman cabe lebih cocok hidup didaerah yang tidak terlalu lemab, tetapi cabe juga tidak bisa didaerah yang terlalu panas.

Karena tanaman cabe lebih cocok pada daerah yang sedang-sedang saja , usahakan pada lahan penanaman tidak ada tanaman atau pohon yang rimbun sehingga sinar matahari dapat langsung masuk kedalam paertikel-partikel tanah.

Setelah lahan sudah tidak ada pohon dan tanaman yang rimbun, langkah selanjutnya adalah menggemburkan tanah. Bibit cabe yang baru berumur beberapa hari membutuhkan tempat yang luas dan gembur untuk memperkuat akar dan mempermudah mencari makanan.

Kita dapat melakukan menggemburan tanah dengan cara mencangkul atau menghancurkan tanah. Untuk mendapat tanah yang baik kita perlu memberikan pupuk kandang dengan campuran serbuk kapur dan garam, lalu mendiamkan lahan penanaman selama 2-3 hari tentunya harus dilakukan penyiraman pada waktu pagi atau sore hari. Penyiraman bertujuan agar pupuk, kapur serta garam lebih cepat meresap kedalam tanah.

Proses selanjutnya kita harus membuat bedengan. Pembuatan bedengan dapat menyesuaikan seberapa luas lahan yang kita miliki. Pada tanah yang sudah dalam keadaan gembur dan siap ditanami, mula-mula kita membuat lubang tanam dengan ukuran 20×20 cm, dengan jarak antara lubangnya 40-60 cm kemudian pada masing-masing lubang ditanami satu batang bibit cabai.

Nah, demikian tadi artikel mengenai cara mengolah tanah untuk penanaman cabe, semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.