Cara Mengatasi Walang Sangit dengan Cepat dan Tepat

Lagi-lagi berbicara tentang hama pada tanaman padi, sudah tidak asing lagi jika kita mendengar masalah hama. Selama ini hama masih menjadi momok yang paling menakutkan bagi para petani khususnya petani padi.

Cara Mengatasi Walang Sangit

Cara mengatasi walang sangit pada tanaman padi. Walang sangit merupakan serangga pengganggu tanaman budidaya. Walang sangit memiliki naman latin yakni Leptcorisa Oratorius, hama ini lebih dari 80% menyerang semua jenis tanaman. Namun dari sederet tanaman yang dimangsanya tanaman padilah yang paling disukai.

Kenapa bisa disebur walang sangit ? ya benar sekali karena baunya yang sangat menyengat dan khas itulah serangga ini disebut walang sangit. Bau menyengat itu adalah senjata yang ampuh untuk melindungi diri dari gangguan musuh atau predator.

Selain hama-hama yang sudah kita bahas pada artikel yang terdahulu, walang sangit juga termasuk hama tanaman padi yang perlu diwaspadai. Cara walang sangit menyerang tanaman padi adalah dengan menghisap cairan pada tangkai bunga, juga bulir padi pada fase pengisian bulir serta pada fase pamasakan bulir, sehingga pengisian pada bulir padi tidak dapat berjalan secara maksimal.

Inilah yang sering kali mengakibatkan bulir padi menjadi kosong atau gabug, dengan gabugnya bulir padi akan sangat berpengaruh terhadap hasil panen. Pada umumnya tanaman padi yang terserang hama walang sangit akan mengkasilkan beras dengan kualitas rendah, beras yang dihasilkan akan berubah warna bahkan akan mengapur dan hancur.

Dengan Cara Biologi

Yang dimaksud dengan mengatasi hama walang sangit dengan biologi adalah pengatasan yang dilakukan dengan pola agens hayati. Agen hayati yakni kita memanfaatkan jamur dan parasitoid. Jamur Beauviria Bassiana merupakan salah satu jamur yang dapat membantu meminimalisir atau membantu menekan perkembangan walang sangit.

Jamur Beauviria Bassiana lebih sering menyerang walang sangit pada stadia dewasa dan nimpa, jamur tersebut menyerang pada bagian kulit walang sangit sehinga mengalami infeksi dan akan terbentuk lapisan berwarna putih pada serangga atau walang sangit dan akan berakhir kematian.

Dengan cara kimiawi

Mengatasi walang sangit dengan cara kimiawi yaitu kita mengatasi hama walang sangit dengan cara melakukan penyemrotan menggunakan insektisida kimia. Penyemprotan insektisida lebih baik dilakukan pada pagi atau sore hari dimana ketika walang sangit sedang melakukan aktivitas.

Kita dapat melakukan penyemprotan insektisida pada stadia berbunga dan setelah menuju stadia masak susu.Kita dapat menggunakan beberapa insektisida untuk mengatasi walang sangit misalnya insektisida yang mengandung bahan aktif MIPC, BPMC, Fipronil, metrolkarb atau propoksur.

Usahakan jangan menggunakan Insektisida yang berbentuk butiran misalnya karbofuran karena selain sangat berbahaya pada lingkungan, karbefuran juga tidak baik untuk kesehatan manusia.

Dengan Menggunakan Perangkap
Walang sangit termasuk jenis hama padi yang bisa dibilang jorok. Mengapa demkian ? karena walang sangit sangat menyukai bau menyengat atau bau busuk pada bangkai. Karena sifatnya yang jorok kita dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menggunakan bangkai sebagai perangkap.

Kita dapat menggunakan bangkai binatang apa saja, tikus, katak atau kepiting. Kita hanya cukup dengan meletakan bangkai tersebut pada sebatang kayu, maka secara otomatis walang sangit akan berkumpul untuk menghisap cairan yang teradapat pada bangkai tersebut.

Setelahwalang sangit berkumpul banyak kita harus melakukan pemusnahan. Sebaiknya pemasangan perangkap dilakukan pada masa tanaman padi memasuki fase berbunga hingga masak susu.

Dengan Kultur Teknis

Cara Mengatasi walang sangit pada tanaman padi selanjutnya aadalah dengan menggunakan kultur teknis. Caranya adalah Kita harus melakukan penanaman padi secara serentak pada suatu lahan persawahan yang luas. Tidak hanya itu, kita juga harus melakukan pemupukan secara merata, hal ini bertujuan agar tanaman padi tumbuh seragam sehingga perkembangbiakan serangga tersebut semakin berkurang.

Peru kita ketahui bahwa sampai detik ini varietas yang tahan terhadap hama walang sangit memang belum berhasil ditemukan. Maka dari itu dengan menyerentakan penanaman padi dapat mengurangi hama walang angit pada tanaman padi.

Dengan melakukan Sanitasi Lingkungan

Dengan membersihkan lahan sekitar tanaman padi sudah terbukti dapat mengurangi serangan hama walang sangit yang akan mepengaruhi hasil panen. Yang perlu kita tekankan adalah melakukan sanitasi atau pembersihan areal persawahan dari sebelum tanam sampai mendekati masa panen.

Rumput atau gulma adalah tempat walang sangit untuk bertahan hidup. Maka sdengan membersihkan areal sekitar padi secara tidak langsung kita sudah mengurangi organisme walang sangit.

Demikian artikel tentang cara mengatasi walang sangit. Semoga bermanfaat dan mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Salam Radenpost.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *